Dalam rangka mengukur kinerja mutu untuk menjamin kualitas pelayanan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Lavalette Malang menetapkan beberapa indikator mutu yang mencakup ukuran mutu prioritas di area pelayanan klinis, area sasaran keselamatan pasien serta area manajemen. Berikut ini beberapa capaian kinerja mutu prioritas area klinis Rumah Sakit Lavalette Malang pada tahun 2017.

1. INDIKATOR ASESMEN TERHADAP AREA KLINIS
Indikator kinerja mutu asesmen area klinis yang menjadi prioritas di RS Lavalette Malang pada tahun ini adalah kelengkapan asesmen awal keperawatan dalam waktu maksimal 24 jam sejak pasien diterima di rawat inap. Indikator ini diukur berdasarkan jumlah pasien yang mendapat asesmen awal keperawatan secara lengkap dalam 24 jam sejak pasien diterima di rawat inap dibandingkan dengan jumlah semua pasien masuk rawat inap dalam bulan yang sama. Hasil pemantauan tahun 2017 (sampai dengan bulan Oktober) adalah sebagai berikut:

Asesmen awal keperawatan 24 jam merupakan kegiatan pengumpulan informasi masalah keperawatan pasien, analisis dan merumuskan rencana asuhan yang akan dilakukan kepada pasien. Dokumentasi asesmen keperawatan dalam rekam medis meliputi pengkajian masalah keperawatan, risiko cidera/ jatuh, nyeri sampai perumusan intervensi yang direncanakan akan dilakukan kepada pasien untuk membantu mengatasi permasalahan keperawatan. Dibandingkan tahun 2016 rata – rata kelengkapan asesmen awal keperawatan dalam waktu 24 jam mengalami peningkatan. Upaya perbaikan yang kami lakukan antara lain meningkatkan pengetahuan perawat dalam melakukan asesmen awal, melakukan audit asuhan dan kelengkapan rekam medis serta memperbaiki sistim dan sarana dokumentasi.

2. INDIKATOR PENGGUNAAN DARAH DAN PRODUK DARAH
Indikator ini menilai mutu pelayanan darah dan produk darah yaitu segala tindakan yang dilakukan dengan tujuan memungkinkan penggunaan darah bagi keperluan pengobatan dan pemulihan kesehatan. Kegiatan pelayanan darah mencakup masalah-masalah pengadaaan, pengolahan dan pemberian komponen darah kepada pasien. Fokus pemantauan mutu penggunaan komponen darah pada tahun ini adalah angka efektifitas pemakaian produk darah. Kinerja mutu efektifitas pemakaian produk darah diukur dengan membandingkan jumlah produk darah yang terpakai dengan jumlah produk darah yang dipesan dalam periode waktu yang sama. Pemantauan angka efektifitas pemakaian produk darah bertujuan untuk menggambarkan kemampuan rumah sakit dalam manajemen permintaan produk darah sesuai kebutuhan. Hasil pemantauan efektifitas pemakaian produk darah selama tahun 2017 sebagai berikut:

Pencapaian kinerja mutu efektifitas pemakaian darah hampir 100% tercapai. Hal ini berarti penggunaan komponen darah cukup efektif digunakan. Perencanaan dan pemberian produk darah telah dilakukan sesuai indikasi kondisi pasien & pertimbangan pengobatan.

3. INDIKATOR PENGGUNAAN ANESTESI DAN SEDASI
Kinerja mutu pelayanan anestesi dan sedasi yang menjadi fokus pemantauan RS Lavalette Malang pada tahun 2017 adalah pemantauan angka kejadian reaksi anestesi yang tidak diharapkan. Hasil pemantauan selama tahun 2017 sebagai berikut:

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, ukuran kinerja untuk komplikasi reaksi anestesi diperkenankan maksimal 6% kejadian, karena beberapa kondisi yang berbeda dari respon pasien terhadap pemberian anestesi & sedasi. Kinerja mutu reaksi anestesi & sedasi RS Lavalette Malang tahun 2017 mencapai 0% artinya tidak ada insiden reaksi yang tidak diharapkan akibat proses anestesi dan sedasi. Rumah Sakit Lavalette Malang telah berupaya mencegah insiden reaksi anestesi dan sedasi melalui pemberlakuan prosedur asesmen pra anestesi, monitoring selama anestesi sampai pasca pemberian anestesi/ sedasi serta menjaga kompetensi melalui penerapan standar praktik klinis serta kajian kompetensi profesi baik dokter maupun perawat.

 

SURVEY KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN RS LAYALETTE MALANG

Sejalan dengan misi Rumah Sakit Lavalette Malang yang salah satunya adalah memberikan pelayanan kesehatan yang prima (excellent) dan bermutu pada masyarakat/ lingkungan guna memperoleh nilai tambah masyarakat dan Rumah Sakit, maka kami senantiasa berupaya memperbaiki pelayanan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna jasa kami. Upaya perbaikan berkelanjutan kami lakukan karena kami yakin berkat dukungan dari anda dan mitra rumah sakit, keberadaan Rumah Sakit Lavalette Malang akan senantiasa berkembang. Sejalan dengan hal ini Rumah Sait Lavalette Malang melakukan upaya pengukuran kepuasan pasien terhadap pelayanan kami. Fokus pemantauan kinerja mutu pelayanan pada tahun 2017 adalah kepuasan pelayanan customer di rawat inap. Hasil pemantauan kepuasan pelanggan rawat inap di Rumah Sakit Lavalette Malang pada tahun 2017 adalah sebagai berikut:

Kepuasan pelanggan kami ukur berdasarkan dimensi service quality yang terdiri dari aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Indikator kepuasan pelanggan yang kami harapkan dapat mencapai 90% atau lebih. Rata – rata faktor ketidakpuasan pelanggan terhadap pelayanan adalah pada ketersediaan area parkir & keamanan kendaraan serta kepuasan saat pelayanan pendaftaran