CAPD, Metode Cuci Darah Lewat Perut yang Bisa Dilakukan Mandiri oleh Pasien

Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) merupakan dialisis yang dilakukan melalui rongga perut (peritoneum), dimana selaput atau membrane peritoneum tersebut berfungdi sebagai filter, sehingga CAPD sering disebut cuci darah melalui perut. Cara Kerja Dialisis Peritoneal Dialisis peritoneal...

Layanan AV Shunt untuk Cuci Darah

Pada proses cuci darah, darah pasien akan dialirkan ke mesin sehingga perlu adanya akses ke pembuluh darah, dengan kekuatan aliran atau tekanan yang cukup. Hal ini dapat dicapai dengan menusukkan jarum penghubung dari mesin langsung ke pembuluh darah arteri. Akses ini sulit didapatkan karena umum...

Mengenal Kateter Double Lumen / Catheter Double Lumen (CDL)

Akses cuci darah ada beberapa cara, salah satunya Kateter Double Lumen atau Catheter Double Lumen (CDL). Kateter Double Lumen atau sering disebut double lumen adalah pipa / selang / kateter yang dimasukkan ke pembuluh darah (vena) di leher (jugular) atau pangkal paha (femoral), biasanya hanya unt...

Mengenal Travelling Dialysis untuk Pasien Hemodialis​

Apa itu Travelling Dialysis? Melakukan perjalanan bagi pasien gagal ginjal dengan program hemodialisis atau cuci darah rutin merupakan masalah tersendiri. Sebab, pasien hemodialisis mempunyai jadwal tetap tiap minggunya yang tidak boleh terlewatkan. Jawaban atas kebutuhan pasien hemodialisis yang...

HEMODIALISIS

Apa itu Hemodialisis? Hemodialisis berarti proses pembersihan darah dari zat-zat sampah, melalui proses penyaringan di luar tubuh. Hemodialisis menggunakan ginjal buatan berupa mesin dialysis. Idealnya hemodialysis dilakukan minimal 3 kali, dengan durasi 4 s/d 5 jam perminggu untuk mencapai targe...